Kamis, 06 September 2012

Pemeriksaan Koliform dengan MPN

Lapopran Hasil Praktikum Mikrobiologi VII
Pemeriksaan Koliform dengan MPN

          A. Hari, Tanggal                : Selasa, 27 januari
          B. Acara Praktikum          : Pemeriksaan Koliform dengan MPN
          C. Tujuan Praktikum        : Mengetahui uji kualitas mikrobiologi
                                 Air
          D. Dasar Teori                    :
            Dalam metode MPN ( most Probable Number) untuk uji kualitas mikrobiologi air digunakan kelompok koliform sebagai indicator. Kelompok koliform mencakup bakteri yang bersifat aerob dan anaerob fakultatif, batang gram negative dan tidak membentuk spora. Koiform memfermentasi laktosa dengan pembentukan gas dan asam dalam waktu 48 jam pada suhu 35-370c. kelompok koliform dipilahkan menjadi koliform asal tinja dan bukan tinja (misal tanah). Koliform asal tinja mampu menghasilkan gas media laktosa dalam waktu 24 jam pada suhu 440C.
            Metode MPN merupakan uji deretan tabung yang menyuburkan pertumbuhan koliform sehingga diperoleh nilai untuk menduga jumlah koliform dalam sample yang diuji. Jumlah koliform ini bukan penghitungan yang tepat namun merupakan angka yang mendekati jumlah yang sebenarnya.
            Uji ini diawali dengan memasukkan 10 ml sample ke dalam medium lactosa broth. Uji awal ini disebut uji duga (presumtive test). Dalam uji ini setiap tabung yang menghasilkan gas dalam masa inkubasi diduga mengandung bakteri koliform. Uji dinyatakan positif bila terlihat gas dalam tabung durham.
26
 
            Tabung yang memperlihatkan pembentukan gas diuji lebih lanjut dengan uji penegasan dan bila diperlukan dilakukan uji koliform asal tinja. Uji penegasan dilakukan untuk penegasan bahwa gas yang terbentuk disebabkan oleh kerjasama beberapa spesies sehingga menghasilkan gas.
Uji koliform asal tinja dilakukan bila ingin mengetahui bahwa kuman koliform yang diperoleh termasuk koliform asal tinja. Untuk uji penegasan digunakan medium Brilliant Green Bile Lactosa Broth (BGLB), yang diinokulasi dengan satu mata ose media yang memperlihatkan hasil positif pada uji duga. Kaldu BGLB diinkubasikan pada suhu 370C selama 48 jam.
            Untuk uji koliform asal tinja inokulasi dilakukan pada media BGLB yang diinkubasi pada suhu 440C selama 24 jam. Pembentukan gas dalam tabung menunjukkan hasil positif. Uji positif menghasilkan angka indeks, angka ini disesuaikan dengan table MPN untuk menentukan jumlah koliform dalam sampel. Bila diperlukan dapat dilakukan uji lengkap dengan menggunakan medium yang menunjukkan hasil positif pada uji penegasan.
           E. Bahan dan Alat     :
            Bahan :                                    Alat :
            1. Air Sampel                          1. Botol Sampel
            2. Lactosa broth                      2. Krustang
            3. BGLB                                 3.  Kapas
                        4. Korek
                        5. Alkohol
                        6. Rak kayu
                                                            7. Tabung Reaksi                                                                                                        8. Jarum Ose                                                                                                               9 . Lampu Spritus
         F. Cara Kerja  :
1.      Mengambil air sample di lapangan secara aseptis
                 
2.      Menyediakan LB pada rak kayu dengan angka indeks 5:1:1 (5 tabung reaksi larutan triple strength dan 2 tabung reaksi larutan single strength)
3.      Memasukkan 10 ml air sample pada tiap tabung larutan triple strength, 1 ml pada larutan single strength dan 0,1 ml pada larutan single strength yang satunya.
4.      Eramkan semua larutan tersebut dalam incubator selama 48 jam.
5.      Setelah diinkubator, kemudian ambil dan jika lolos uji pendugaan (positif = terdapat gas) maka dilanjutkan dengan uji penegasan.
6.      Uji penegasan dilakukan dengan cara memindahkan koliform ke dalam media BGLB
7.      kemudian dieramkan kembali selama 48 jam
8.      setelah dieramkan diamati jumlah tabung yang positif mengandung koliform.
9.      Uji positif menghasikan angka indeks, angka ini kemudian disesuaikan dengan table MPN untuk menentukan jumlah koliform dalam sample.

            G. Hasil          :
Hasil Pengeraman
            1. Bau tidak sedap
            2. Terdapat gelembung udara
            3. Air keruh

Jumlah Tabungan + Positif Gas Pada Penanaman
Hasil Index MPN

5 x 100ml
1 x 1ml
1 x 0,1 ml


5
1
1
≥ 979

4
1
0
22

3
0
0
9

5
1
1
≥ 979

3
1
1
10

5
1
0
265

4
0
0
17
           
             H. Pembahasan        :
  • Pada pegamatan uji pendugaan diketahui semua tabung positif karena terdapat gas dalam tabung durham.
  • Pada pengamatan uji penegasan diketahui jiga positif karena selain terdapat gas dalam tabung durham, larutan GBLB juga terlihat keruh.
  • Pada uji kelengkapan (uji akhir) diketahui jumlah koliform dalam sample dengan menyesuaikan angka indeks dengan table MPN.
               I. Kesimpulan         :
  • Diketahui jumlah koliform dalam sample air kran (depan ruang sanitasi) dengan angka indeks                 adalah sebanyak
  • Diketahui jumlah koliform dalam sample air kran (toilet wanita milik kesling) dengan angka indeks               adalah sebanyak
  • Diketahui jumlah koliform dalam air sample air kran (timur toilet wanita milik kesling) dengan angka indeks                  adalah sebanyak


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar